Tinjauan Cochrane terbaru menemukan bukti dengan tingkat kepastian tinggi bahwa rokok elektrik yang mengandung nikotin lebih efektif daripada terapi pengganti nikotin (NRT) tradisional dalam membantu orang berhenti merokok
Penelitian yang dipimpin oleh Universitas Oxford, dan didanai oleh Cancer Research UK,menemukan bukti terkuat hingga saat ini bahwa rokok elektrik, yang juga dikenal sebagai‘vape’, membantu orang berhenti merokok lebih baik daripada terapi pengganti nikotintradisional, seperti koyo dan permen karet nikotin.Bukti baru yang diterbitkan hari ini di Cochrane Library menemukan bukti dengan tingkatkepastian tinggi bahwa orang lebih mungkin berhenti merokok selama setidaknya enam bulanmenggunakan rokok elektrik nikotin, atau ‘vape’, daripada menggunakan terapi penggantinikotin, seperti koyo dan permen karet. Bukti juga menunjukkan bahwa rokok elektriknikotin menghasilkan tingkat berhenti merokok yang lebih tinggi dibandingkan rokok elektriktanpa nikotin, atau tanpa intervensi berhenti merokok, meskipun data yang mendukunganalisis ini lebih sedikit. Pembaruan tinjauan Cochrane ini mencakup 78 studi dengan lebihdari 22.000 peserta – tambahan 22 studi sejak pembaruan terakhir pada tahun 2021.Merokok adalah masalah kesehatan global yang signifikan. Menurut Organisasi KesehatanDunia (WHO), pada tahun 2020, 22,3% populasi global menggunakan tembakau, meskipuntembakau menyebabkan kematian hingga setengah dari penggunanya. Berhenti merokokmengurangi risiko kanker paru-paru, serangan jantung, dan banyak penyakit lainnya.Meskipun sebagian besar orang yang merokok ingin berhenti, banyak yang merasa sulituntuk melakukannya secara permanen. Koyo dan permen karet nikotin adalah metode yangaman, efektif, dan banyak digunakan untuk membantu individu berhenti merokok. Sumber :https://www.ox.ac.uk/news/2022-11-17-latest-cochrane-review-finds-high-certainty-evidence-nicotine-e-cigarettes-are-more



